April 28, 2019

Hermina Memulai Tahun 2019 dengan 20,8% Pertumbuhan Pendapatan dan Peningkatan Kinerja

Jakarta, 28 April 2019 – PT Medikaloka Hermina Tbk (“Hermina”, “Perseroan”) mencatatkan laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2019 (1Q19) dengan pendapatan bersih sebesar Rp901,5 miliar, peningkatan sebesar 20,8% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018. Perseroan juga menghasilkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp220,7 miliar dengan marjin yang meningkat menjadi 24,5%.  Pencapaian ini menunjukan kenaikan EBITDA sebesar 41,1% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018. Perseroan secara bertahap berhasil meningkatkan marjin berkat inisiasi penurunan biaya yang telah dimulai segera setelah IPO. Laba bersih pada 1Q19 tercatat sebesar Rp74,4 miliar, peningkatan sebesar 46,7% dibandingkan laba bersih pada periode 1Q18.

Di dalam kuartal ini, sebanyak 64% kunjungan rawat inap dan 50% pasien rawat jalan merupakan pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Komposisi bisnis Perseroan yang berasal dari pasien umum (non-JKN) dan pasien JKN terlihat stabil dalam beberapa kuartal terakhir, menunjukan volume pasien umum yang mampu bertahan dan bertumbuh. Walaupun hampir setengah dari pendapatan bersih Perseroan berasal dari pasien JKN, Perseroan mampu menjaga marjinnya dengan menerapkan skala ekonomi, peningkatan efisiensi operasional, dan adopsi teknologi.

Hermina terus bertumbuh organik secara stabil dengan menambah kapasitas tempat tidur pada rumah sakit yang telah berdiri untuk memenuhi permintaan yang meningkat. Per 1Q19, Perseroan mengoperasikan 3.715 tempat tidur di 32 rumah sakit. Tingkat hunian tempat tidur (BOR) berada pada 75,2%, kondisi yang baik mengingat Hermina telah menambahkan sekitar 337 tempat tidur di rumah sakit yang sudah beroperasi. Dalam tiga bulan pertama tahun ini, Perseroan telah melayani 94.390 kunjungan rawat inap (peningkatan 31,9% tahun-ke-tahun) dan 1,58 juta kunjungan rawat jalan (peningkatan 18,4% tahun-ke-tahun). Total hari rawat inap meningkat sebesar 35,7% menjadi 264.950 hari dengan masa hospitalisasi rata-rata (ALOS) selama 2,6 hari.

Untuk memenuhi target 40 rumah sakit pada akhir tahun 2020, Perseroan juga akan menambah empat rumah sakit baru pada tahun ini. Proses pembangunan empat rumah sakit tersebut sedang berjalan dengan rencana pembukaan pada paruh kedua tahun 2019. Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp800 miliar untuk melakukan ekspansi organik/inorganik, pemeliharaan, dan investasi lainnya.

Tentang Hermina

PT Medikaloka Hermina Tbk merupakan salah satu jaringan rumah sakit umum terbesar di Indonesia dengan pengalaman selama 34 tahun dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehesif dan profesional. Disamping memiliki sejarah yang kuat dalam pelayanan ibu dan anak, Hermina telah mengembangkan diri untuk memberikan layanan spesialisasi kesehatan yang menyeluruh. Per Maret 2019, Perseroan telah memiliki 32 rumah sakit yang terdiri dari 7 rumah sakit tipe B dan 25 rumah sakit tipe C dimana terdapat lebih dari 3.200 dokter umum dan spesialis yang tersebar di 20 kota di Indonesia. Pada tanggal 16 Mei 2018, Perseroan melakukan pencatatan saham di BEI yang diperdagangkan dengan simbol emiten HEAL.

***