Kenali Eksim atau Dermatitis Atopik

Kenali Eksim atau Dermatitis Atopik

Sahabat Hermina, pernahkan Sahabat Hermina melihat bayi yang pipinya terdapat ruam-ruam kemerahanyang tak kunjung hilang? Atau orang dewasa yang juga memiliki kulit seperti kemerahan bersisik. Hal itu bisa jadi adalah . Eksim atau bahasa medisnya dikenal dengan Dermatitis Atopik merupakan suatu peradangan kulit yang ditandai dengan rasa gatal, kulit kemerahan, bersifat kronik dan berulang. Eksim biasanya berhubungan dengan riwayat atopi lainnya seperti asma dan alergi. 

 

Tanda gejala Dermatitis Atopik

Setiap individu yang mengidap dermatitis atopik tentunya memiliki gejala yang berbeda-beda. Gejala yang sering muncul adalah:

  1. Rasa gatal yang disertai kulit kemerahan, bersisik
  2. Jika terinfeksi bakteri tumbangan biasanya akan berair dan basah
  3. Pada bayi, lokasi peradangan biasanya muncul di daerah pipi
  4. Pada anak-anak dan orang dewasa lokasi peradangan ada diarea lipatan, leher belakang siku dan lulut.

 

Faktor penyebab Dermatitis Atopik

Ada beberapa faktor yng dapat menyebabkan dermatis atopik. Dermatitis Atopik disebabkan oleh faktor eksternal dan juga faktor internal. Faktor internal yaitu faktor genetik (keturunan), biasanya orang tua yang memiliki riwayat terhadap eksim, alergi dan asma, berpotensi menurunkan kepada anaknya. Sedangkan faktor eksternal yaitu faktor lingkungan seperti cuaca dan iklim, tungau debu rumah, rumput rumputan, bulu-bulu binatang, makanan seperti telur, susu sapi dan makanan lainnya.

 

Apa langkah awal yang harus dilakukan jika mengalami ciri-ciri mengarah kepada eksim atau dermatitik atopik? Sahabat hermina dapat memberikan krim atau lotion yang bersifat anti iritasi. Gunakan krim yang bersifat melembabkan karena biasanya orang dengan eksim kulitnya cenderung kering.

 

Apakah dermatitis atopik dapat disembuhkan?

Eksim atau dermatitis  atopik adalah penyakit yang bersifat kronis (berlangsung dalam waktu lama) dan dapat kambuh secara berkala. Sayangnya, sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan dermatitis atopik. Namun, gejalanya sangat bisa untuk hilang meskipun alerginya bersifat menetap. Berdasarkan penelitian eksim banyak terjadi pada usia bayi, bahkan 20% bayi mengalami eksim, namun seiring berjalannya waktu angka kambuhnya akan berkurang bahkan mencapai angka3%..

Sahabat Hermina perlu mengenali faktor pencetusnya. Hindari makanan yang menjadi pantangan kambuhnya eksim. Jaga kelembaban kulit dan jangan menggaruk-garuk. Menggaruk justru akan membuat kondisinya semakin parah. Gunakan pakaian yang bertekstur halusdan gunakan sabun yang berbahan ringan.

 

Pemeriksaan untuk mengetahui penyebab alergi

 

  1. Tes Tusuk

Biasanya dilakukan kepada anak yang sudah besar. Cara pemeriksaannya adalah lengan pasien diluruskan, lalu dokter akan menggambar suatu pola, lalu meneteskan beberapa reagen penyebab alergi yang sudah dirubah menjadi cairan pada kulit. Kulit akan ditusuk sedikit lalu reaksi ditunggu sekitar 15-20 menit.

  1. Tes Tempel

Bahan bahan penyebab alergi ditempel di bagian punggung. 

  1. Serologi

Darah pasien diambil, lalu akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium. 

 

Kapan Harus Segera ke Dokter?

  1. Jika rasa gatal sudah sangat mengganggu
  2. Terjadi infeksi, kemerahan semakin melebar, basah dan disertai nanah

 

Saahanat hermina, jika eksim yang terinfeksi tetai tidak diobati atau tidak mendapatkan perawatan akan menimbulkan berbagai komplikasi seperti rasa gatal yang berkepanjangan,Lepuhan yang semakin hari sepakin parah, timbulknya jaringan parut atau keloid bahkan dapat menyebabkan sepsis atau keracunan darah. Segera konsultasikan dengan dokter kulit agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Cookies help us deliver our services. By using our services, you agree to our use of cookies.