Bukan Sekadar Diet, Cek Komposisi Tubuh untuk Sukses Menurunkan Berat Badan

Bukan Sekadar Diet, Cek Komposisi Tubuh untuk Sukses Menurunkan Berat Badan

Saat ini impian untuk memiliki body goals tidak hanya terjadi pada wanita saja, namun juga diimpikan oleh kaum pria baik remaja hingga dewasa. Seringkali cara yang dilakukan untuk memiliki body goals adalah dengan pola diet yang salah, seperti rela menahan lapar berjam-jam dan bahkan mengonsumsi suplemen diet.

Untuk mendapatkan berat badan ideal dan tubuh yang proporsional, Sahabat Hermina perlu   mengetahui komposisi tubuh agar tidak terjadi efek samping buruk dalam jangka panjang. Menurunkan berat badan dengan cara yang tepat akan membuat tubuh lebih sehat. Penurunan   berat badan hanya berdasarkan angka timbangan saja dapat menyesatkan, karena timbangan tidak dapat membedakan berat dari lemak tubuh dan berat dari otot. Dengan melakukan analisis komposisi tubuh saat melakukan program penurunan berat badan, dapat dilihat perubahan penting dari komposisi tubuh yang tidak bisa dilakukan oleh timbangan biasa.  Tubuh kita terdiri dari lima hal yang berbeda yaitu sebagai berikut :

1.  Air

Hampir 60% tubuh kita terdiri dari air. Total air di dalam tubuh terbagi menjadi dua, yaitu Extracellular Water (ECW) atau kandungan air di luar sel dan Intracellular Water (ICW) atau kandungan air di dalam sel tubuh. Air merupakan bahan utama untuk sel tubuh yang membantu mengatur suhu internal tubuh, memperkuat otot, dll. Kadar air di dalam tubuh secara alami akan berfluktuasi saat siang dan malam hari. Makan dalam porsi yang besar, minum alkohol, menstruasi, sakit, berolahraga dapat memengaruhingkat hidrasi seseorang.

2.  Tulang

Kepadatan tulang memiliki bobot tersendiri. Namun, perkembangan bobot serta kepadatannya akan

terhenti di usia 30 dan setelah itu bobot maupun kepadatan tulang akan berkurang secara perlahan. Olahraga dan peningkatan massa otot diketahui berhubungan dengan tulang yang lebih kuat dan sehat. Walaupun struktur tulang tidak mungkin berubah dalam waktu singkat namun penting untuk menjaga kesehatan tulang dengan pola diet seimbang dan banyak berolahraga.

3.  Organ Tubuh

Organ tubuh seperti otak, usus, paru-paru, jantung, ginjal, pembuluh darah, dan empedu sebaiknya memiliki berat yang tetap sebagai tanda kondisi tubuh sehat. Jadi jika ingin mendapatkan tubuh proporsional, berat dari organ tubuh bukanlah sasaran yang tepat untuk dikurangi.

4.  Otot

Otot berfungsi sebagai penentu kekuatan fungsional tubuh. Massa otot yang lebih tinggi akan meningkatkan laju metabolisme dan dapat mencegah terjadinya penyakit dan kondisi mudah terjatuh. Seseorang yang memiliki jumlah massa otot yang lebih tinggi akan membakar lebih banyak kalori saat istirahat dibandingkan dengan seseorang dengan massa otot lebih rendah. Oleh karena itu, masa otot disarankan untuk tetap terjaga dan perlu diusahakan agar meningkat. Seiring bertambahnya usia, kita akan kehilangan massa otot dan lebih rentan terjatuh, sehingga penurunan massa otot sebaiknya dicegah atau diperlambat dengan meningkatkan aktivitas fisik.

5.  Lemak

Terdapat dua jenis lemak tubuh, yaitu lemak subkutan (lapisan lemak dibawah kulit) dan lemak visceral (lemak yang mengelilingi dan melindungi organ perut). Lemak berfungsi sebagai pelindung tubuh, sumber cadangan energi, membawa vitamin larut lemak, membuat hormon tertentu, dan berfungsi sebagai bahan pembangun membran sel. Persentase lemak tubuh yang tinggi merupakan faktor risiko terjadinya penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.   Jika ingin mendapatkan bentuk tubuh proporsional, maka persentase lemak tubuh harus dapat dikurangi. 

 

Dalam menjalani program diet untuk mencapai bodygoals yang perlu diturunkan adalah mengurangi massa lemak, bukan total berat badan agar mendapatkan tubuh yang sehat serta proporsional.

Bagaimana Cara Menilai Komposisi Tubuh?

Cara penilaian komposisi tubuh adalah dengan menggunakan alat yang disebut Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) yang cara kerjanya menggunakan elektroda. Signal elektroda akan menjalar dalam tubuh. Pemeriksaan dengan menggunakan alat ini merupakanpemeriksaan sederhana dan mudah. Sahabat Hermina hanya perlu berdiri diatas timbangan yang sudah memiliki elektroda dan hasilnya akan segera diketahui saat itu juga.

BIA tidak hanya menilai kandungan lemak tubuh namun juga dapat menganalisis kebutuhan metabolisme dasar tubuh. Nilai komposisi tubuh yang diperoleh dapat menentukan besarnya energi dan jumlah makanan yang boleh dikonsumsi dalam satu hari.

Manfaat Medical Body Composition Analyzer

1. Menentukan Perencanaan yang Tepat dalam Mengurangi Massa Lemak dan Meningkatkan Massa Otot

2. Memahami Risiko Munculnya Osteoporosis

3. Mengidentifikasi Risiko Kesehatan Tubuh untuk Jangka Panjang

 

Konsultasikan ke dokter spesialis gizi klinik untuk petunjuk diet sehat. Menurunkan berat badan yang sehat berdampak pada tubuh yang bugar, dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang teratur. 

Apabila Sahabat Hermina mengalami kesulitan untuk mengatur pola makan yang sesuai kondisi tubuh, segera konsultasikan ke Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Hermina Bekasi. 

Unduh aplikasi Halo Hermina  untuk membuat janji temu dengan dokter-dokter spesialis di Rumah Sakit Hermina Bekasi.

Cookie membantu kami memberikan layanan kami. Dengan menggunakan layanan kami, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.