Cara Cerdas Cegah  Infeksi Virus Dengue

Cara Cerdas Cegah Infeksi Virus Dengue

Di Indonesia. infeksi dengue telah dikenal sejak abad 18 dan baru pada tahun 1960-an dikenal sebagai demam berdarah dengue (Dengue Hemorharrgic Fever). Virus dengue mampu berkembang biak di dalam tubuh manusia, monyet, simpanse, kelinc, tikus, marmut, hamster, serta serangga khususnya nyamuk, seperti nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

 

 

Mencegah Infeksi Virus Dengue

 

Langkah utama mencegah terjadinya wabah DBD adalah menjaga kebersihan lingkungan. Selama bertahun-tahun, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mendorong masyarakat melakukan pencegahan DBD 3M. Saat ini, langkah pencegahan DBD 3M telah berkembang menjadi pencegahan DBD 5M. Berikut berbagai langkah pencegahan DBD yang dapat Anda lakukan untuk melindungi keluarga dari risiko DBD:

1. Menguras tempat penampungan air

2. Menutup rapat tempat penampungan air

3. Mengubur barang bekas

4. Menggunakan obat antinyamuk

5. Mengenakan pakaian tertutup saat ke luar rumah

6. Menggunakan kelambu

7. Meletakkan tanaman pengusir nyamuk di dalam rumah

8. Menghentikan Kebiasaan Menggantung Pakaian

9. Pelaksanaan fogging

 

Biasanya petugas RT atau RW akan berkoordinasi dengan petugas kelurahan dan kecamatan untuk melakukan fogging atau pengasapan. Fogging adalah proses penyemprotan pestisida atau insektisida kimia dalam bentuk aerosol untuk membunuh nyamuk.

 

Pelaksanaan fogging tidak bisa sembarangan dan harus mengikuti peraturan yang berlaku. Pelaksanaan fogging yang tidak sesuai aturan bisa jadi berbahaya dan sia-sia. Fogging harus dilakukan pada waktu nyamuk Aedes aegypti sedang aktif mencari mangsa, yaitu antara pukul 8–11 pagi dan 2–5 sore.

 

 

Lindungi Keluarga dari DBD

 

Wabah DBD juga banyak menyerang anak. Maka itu, orang tua perlu mewaspadai penyakit ini dan melakukan langkah-langkah pencegahan DBD pada anak. Umumnya, pencegahan DBD pada anak serupa dengan pencegahan pada orang dewasa. Berikut panduan bagi orang tua:

  • Jaga kebersihan lingkungan, rumah, dan kamar anak.
  • Ingatkan anak agar tidak menumpuk pakaian atau barang-barangnya karena tumpukan itu dapat menjadi tempat bersarangnya nyamuk.
  • Ingatkan anak untuk mengenakan pakaian tertutup saat ia keluar rumah.
  • Saat menggunakan losion antinyamuk pada anak, ikuti panduan yang tertera di kemasannya.
  • Losion anti-nyamuk tidak boleh dioleskan pada bayi berusia di bawah 2 bulan.
  • Hindari mengoleskan losion ke bagian tubuh anak yang sedang terluka.
  • Hindari menggunakan produk antinyamuk yang mengandung minyak lemon eucalyptus (OLE) atau para-menthane-diol (PMD) untuk anak yang berusia di bawah 3 tahun.
  • Untuk produk antinyamuk semprot (spray), orang tua perlu menyemprotkannya ke tangan mereka lebih dulu, baru dioleskan ke wajah anak.
  • Berikan vaksinasi Dengue. Vaksin ini masih belum tersedia secara luas, tetapi sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Perlindungan dari vaksin Dengue paling efektif bila diberikan kepada anak berusia 9–16 tahun. Vaksin ini belum dapat diberikan kepada anak yang berusia di bawah 9 tahun.
  • Berikan anak makanan kaya vitamin C yang dapat meningkatkan imunitasnya, seperti buah jambu biji.

 

Gejala DBD pada anak bukan hanya berupa munculnya bintik merah di beberapa bagian tubuh. DBD ringan pada anak seringkali hanya berupa demam tanpa diikuti gejala tertentu. Gejala-gejala lain umumnya baru muncul sekitar 4-7 hari setelah Si Kecil digigit nyamuk penyebab Aedes aegypti.

 

Sahabat Hermina perlu segera membawa buah hati ke rumah sakit bila melihat Si Kecil mengalami gejala-gejala berikut:

  • Demam tinggi hingga mencapai 40 derajat Celsius
  • Nyeri di bagian belakang mata
  • Nyeri pada tulang, otot, dan sendi
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Pembengkakan pada kelenjar

 

Masyarakat perlu waspada karena berbagai masalah kesehatan selalu mengintai dan membahayakan nyawa. Karena itu, Anda harus terus aktif melakukan langkah-langkah pencegahan maupun perlindungan. Jalani pola hidup sehat dan jaga selalu kebersihan lingkungan.

 

Jika Keluarga sahabat Hermina mengalami gejala Demam Berdarah Dengue (DBD), segera periksa dan konsultasikan dengan dokter spesialis di Rumah Sakit Hermina Padang.

 

Klik link untuk melakukan janji konsultasi: https://herminahospitals.com/id/doctors/dr-rohayat-bilmahdi-sp-pd/appointments/new

Cookie membantu kami memberikan layanan kami. Dengan menggunakan layanan kami, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.