Happy Hipoksia

Happy Hipoksia

Sahabat Hermina, hipoksia adalah kondisi yang sangat berbahaya karena bisa mengganggu kerja organ-organ vital di tubuh mulai dari paru-paru, hati, hingga otak. Pada kondisi yang parah, hipoksia bisa menyebabkan kematian akibat gagal organ. Oksigen adalah komponen yang sangat penting untuk tubuh. Tanpanya, sel-sel tidak bisa bekerja. Jika sel tidak bisa bekerja, maka organ pun tidak mampu berfungsi. Kondisi ini dapat berujung pada gagal organ.Kegagalan organ seperti otak, hati, atau paru-paru menandakan matinya jaringan di organ tersebut. Sehingga, organ tersebut sudah tidak lagi bisa berfungsi. Berikut adalah gejala hipoksia  pada dua penyebab :

 

Hipoksia yang bukan disebabkan oleh COVID19

Orang yang mengalaminya akan menjukkan gejala yang jelas seperti sesak napas, keringat dingin, dan jantung berdebar sangat cepat atau justru sangat lambat. Dengan gejala yang jelas, hipoksia bisa ditangani dengan tepat sebelum kadar oksigen makin menurun, sehingga kerusakan jaringan organ bisa dihindari atau dicegah.

 

Hipoksia pada orang yang positif COVID19

Hipoksia yang dialami pada orang penderita COVID19 bisa terjadi tanpa gejala. Maka dari itu muncul istilah happy hypoxia. Meski gejala tidak muncul, kadar oksigen di tubuh para pengidap happy hypoxia bisa terjadi sudah sangat rendah dan organ-organ vitalnya terlanjur mengalami kerusakan parah. Tidak jarang, hal ini lah yang membuat pasien meninggal dunia, meskipun sebelumnya pasien terlihat sehat-sehat saja.

 

Sahabat Hermina, melakukan pengecekan kesehatan secara rutin ke rumah sakit adalah yang harus dilakukan. Meskipun di tengah pandemi ini, hal tersebut tetap harus dilakukan secara rutin untuk mencegah serta melakukan deteksi dini potensi penyakit yang bisa saja menular pada Sahabat. Salah Sehat. 

Cookie membantu kami memberikan layanan kami. Dengan menggunakan layanan kami, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.