HIV/AIDS: Cegah dan Jauhi Penyakitnya Bukan Penderitanya

HIV/AIDS: Cegah dan Jauhi Penyakitnya Bukan Penderitanya

AIDS merupakan penyakit mematikan yang dibawa oleh virus bernama HIV (Human Immunodeficiency Virus). Memiliki kepanjangan Acquired Immunodeficiency Syndrome, kondisi ini terjadi apabila virus penyebabnya terus berkembang dan memasuki stadium akhir. AIDS menyumbang kerusakan lebih serius pada sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak ada satupun orang yang mampu bertahan melawannya. Ketika mendengar HIV/AIDS, banyak orang langsung berpikir untuk menjauhi orang yang terkena penyakit tersebut.

 

Hal tersebut salah, karena yang seharusnya kita jauhi adalah penyakitnya bukan penderitanya. Gaya hidup yang tidak baik bisa yang menyebabkan orang terkena HIV/AIDS. Penyakit HIV/AIDS merupakan virus yang melemahkan sistem kekebalan atau perlindungan tubuh dan kumpulan beberapa gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh. 

 

Penularan AIDS disebabkan oleh beragam hal, antara lain:

1. Berbagi alat suntik

HIV dapat sangat mudah ditularkan lewat jarum suntik yang terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi

2. Berganti ganti pasangan 

Hindari seks dengan bergonta-ganti pasangan. Jadilah pribadi setia 

3. Terkena cairan tubuh pengidap 

Cara ini tak berarti menjauhi pengidapnya. Namun, sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang dapat menyebarkan HIV. Terutama jika Anda memiliki luka terbuka di bagian tubuh manapun. Cairan tubuh yang bisa membawa virus HIV meliputi ASI, cairan vagina, pelumas alami anus, air mani (cairan praejakulasi), cairan ketuban

 

4. Melakukan Seks Sesama Jenis 

 

Banyak orang berpikir penderita HIV/AIDS ini sengaja menularkan ke orang lain atau penyakit ini mudah menular sehingga orang cenderung menjauhi penderitanya dan merasa itu adalah keputusan yang benar. Padahal HIV itu tidak dapat ditularkan hanya dengan melakukan makan bersama, berenang, berjabat tangan, hidup serumah, bahkan berpelukan.  

 

Terapi antiretroviral (ARV) mengobati infeksi HIV dengan beberapa obat. HIV adalah retrovirus, obat ini biasa disebut ARV. ARV tidak membunuh virus, tetapi memperlambat pertumbuhan virus. Adapun manfaat terapi ARV: 

  • Meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang harapan hidup ODHA 
  • Memulihkan dan memelihata fungsi kekebalan tubuh 
  • Mengurangi terjadinya infeksi oportunistik dan menghentikan progesifitas HIV 
  • Menurunkan morbiditas (angka kesakitan) dan mortalitas (angka kematian) infeksi HIV 

 

Prinsipnya pencegahannya HIV/AIDS antara lain: 

A: Abstinence (Pantang) 

B: Be Faithfull (Setia terhadap pasangannya) 

C: Condom (Menggunakan kondom saat berhubungan seksual)

D: No Drugs (Tidak menggunakan obat-obatan terlarang

E: Education (Memiliki pengetahuan tentang HIV/AIDS

 

Jika Sahabat Hermina memiliki keluarga atau sahabat atau kerabat yang menderita HIV/AIDS, janganlah dijauhi. Sahabat Hermina bisa melakukan hal berikut

  • Perlakukan mereka secara wajar 
  • Jangan kucilkan ODHA dan keluarganya 
  • Bersikaplah objektif dan manusiawi 
  • Bantu menghilangkan beban penderitaannya 
  • Beri dukungan terhadap ODHA dan keluarganya 
  • Tetap menjaga kerahasiaan 
  • Beri informasi kepada ODHA kemana dia harus berkonsultasi atau berobat

 

Yang terpenting, jaga selalu diri Anda dan keluarga dari bahaya HIV/AIDS dengan prinsip pencegahan yang telah dibagikan di atas. Salam sehat.

Cookie membantu kami memberikan layanan kami. Dengan menggunakan layanan kami, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.