Jenis-jenis Hipertensi

Jenis-jenis Hipertensi

Hipertensi atau yang kita kenal dengan tekanan darah tinggi dikelompokan ke dalam beberapa jenis. Jika Sahabat Hermina memiliki riwayat darah tinggi (hipertensi), Anda perlu mengetahui jenis hipertensi yang dialami guna menurunkan risiko terjadinya komplikasi hipertensi di kemudian hari. Berikut beberapa jenis hipertensi yang Sahabat Hermina perlu ketahui:

 

1. Hipertensi Esensial atau Primer

Jenis ini akan muncul dengan cara bertahap selama bertahun-tahun. Penyebabnya sendiri adalah faktor genetik atau gaya hidup yang tidak sehat. Kebanyakan orang yang memiliki hipertensi primer atau esensial ini tidak menunjukkan gejalanya sama sekali, bahkan gejala akan terlihat mirip dengan kondisi medis lainnya.

 

2. Prehipertensi

Prehipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah lebih tinggi dari biasanya yang merupakan ertanda bahwa seseorang berisiko terkena hipertensi. Prehipetensi terjadi ketika tekanan darah berada di antara 120/90 mmHg dan 140/9mmHg.

 

Tekanan darah normal biasanya lebih rendah dari 120/90 mmHg. Seseorang dinyatakan prehiperensi apabila tekanan darahnya mencapai 140/90mmHg atau lebih. Jenis hipertensi satu ini tidak menunjukkan tanda dan gejala apapun.

 

3. Hipertensi Urgensi

Hipertensi Urgensi terjadi, jika tekanan darah sudah sangat tinggi, tetapi diperkirakan belum terjadi kerusakan organ-organ pada dalam tubuh. Jenis hipertensi ini termasuk dalam bagian dari krisis hipertensi. Gejala yang di timbulkan antara lain sesak napas, sakit punggung, nyeri di dada, mati rasa, kesulitan bicara dan perubahan penglihatan.

 

4. Krisis Hipertensi

Jenis hipertensi ini sudah mencapai tahapan parah, yang ditandai pada tekanan darah yang mencapai 180/120 mmHg atau lebih tinggi. Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, dan menyebabkan peradangan, serta menimbulkan pendarahan dalam. Jika sudah terjadi, kondisi ini bisa dapat menyebabkan komplikasi yang sangat berbahaya, seperti stroke.

 

Krisis hipertensi bisa disebabkan oleh beberapa penyakit seperti gagal ginjal atau gagal jantung, serangan jantung, stroke. Jika sudah terjadi, penderita bisa saja tidak merasakan gejala tertentu. Namun gejala yang muncul dapat berupa sakit kepala, mimisan, atau rasa cemas berlebihan.

 

5. Hipertensi Emergensi

Hipertensi Emergensi merupkan kondisi saat tekanan darah sudah sangat tinggi dan telah menyebabkan kerusakan kerusakan pada organ tubuh. Gejalanya akan ditandai dengan sesak napas, sakit punggung, nyeri dada, mati rasa, kesulitan bicara, atau kejang-kejang.

 

Saat gejala muncul, penderita disarankan untuk segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, jenis yang satu ini dapat menimbulkan komplikasi berbahaya berupa kematian.

 

 

Oleh karena itu, kita perlu selalu waspadai apapun jenis-jenis hipertensi yang sahabat rasakan dan alami. Jika gejala muncul dan membahayakan diri, segera kunjungi fasilitas kesehatan dan konsultasikan ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan perawatan yang tepat dan aman.

Cookie membantu kami memberikan layanan kami. Dengan menggunakan layanan kami, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.