ayah dan ibu, bayi, anak

Pengaruh Tidur untuk Tumbuh Kembang Bayi

Bayi atau balita membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang dari orang dewasa guna mendukung perkembangan mental dan fisik mereka. Dalam proses pertumbuhan bayi atau balita, tidur merupakan kegiatan yang sama pentingnya dengan makan, minum, rasa aman, atau bermain. Si Kecil butuh tidur agar tubuhnya dapat beristirahat, sehingga menjadi segar dan mendapatkan energi baru. Menurut para peneliti di Eropa, pada waktu tidur, otak kita menyaring dan menyimpan informasi, mengganti bahan kimia, dan memecahkan masalah.

Kurang lebih 2/3 kehidupan bayi baru lahir digunakan untuk tidur, interaksi sistem saraf dengan mekanisme lain, seperti mengatur temperatur, pola nafas, dan tekanan darah. Seluruh kejadian selama tidur merupakan refleksi dari aktivitas neuron tertentu di susunan saraf pusat, yang berubah secara dramatis sesuai dengan perkembangan bayi. Berikut adalah jumlah waktu tidur bayi atau anak, tergantung pada usia mereka, yaitu:

-Bayi usia 0-3 bulan disarankan untuk tidur sebanyak 14-17 jam per hari.

-Bayi usia 4-11 bulan disarankan untuk tidur sebanyak 12-15 jam per hari.

-Batita usia 1-2 tahun disarankan untuk tidur sebanyak 11-14 jam per hari.

-Balita 3-5 tahun disarankan untuk tidur sebanyak 10-13 jam per hari.

 

TIPS bagi Orangtua:

-Latih bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur, dan siang hari adalah waktu untuk bangun. mengajak bermain hanya di siang hari saja, tidak di malam hari.

-Latih bahwa tempat tidur adalah tempatnya untuk tidur.

-Letakkan si kecil di tempat tidur saat ia sudah mengantuk, hindari membiarkannya tidur dalam gendongan Anda atau di ruangan lain.

-Lampu utama sebaiknya dimatikan, dan nyalakanlah lampu tidur yang redup.

-Ketika ia terbangun ajari anak untuk tidur kembali. Jangan nyalakan lampu. Tenangkan dengan kata-kata lembut. Selanjutnya tinggalkan ia sendiri untuk kembali tidur. Jika menangis lagi, biarkan dulu 5 menit baru tenangkan lagi. Berikutnya jika kembali menangis tunggu 10 menit. Dan seterusnya hingga 15 menit. Malam berikutnya tambah waktu tunggu 5 menit, yaitu 10 menit, 15 dan 20 menit. Biasanya seorang anak memerlukan waktu hingga 2 sampai 3 malam. Jika gagal, hentikan dulu prosedur ini, dan coba lagi setelah 1 bulan (cara ini diperkenalkan oleh Richard Ferber, Boston's Children hospital).

 

TIPS Mengatur Tidur Anak:

-Ajarkan ritual sebelum tidur seperti cuci kaki, menggosok gigi, meredupkan lampu, berdoa atau membacakan cerita.

-Biasakan waktu tidur yang teratur.

-Jangan lakukan kegiatan yang mengasyikkan sebelum tidur.

-Ajarkan anak untuk tidur sendirian, dan yakinkan kalau Anda tidak berada jauh dari kamar tidurnya.

-Jika terbangun dan menangis jangan langsung datangi kamarnya, lakukan metode Ferber.

-Jangan mengunci kamar tidur.

-Kamar tidur anak harus nyaman, menarik, tetapi tidak boleh ada TV, video games, atau terlalu banyak mainan.

 

Kualitas tidur anak selain bagus untuk perkembangan buah hati, tetapi juga untuk kesejahteraan orangtua. Bayi atau anak yang tidur dengan pulas juga dapat membuat orangtua merasa lebih bahagi dan tidur tanpa rasa cemas.

Categories