Pengaruh Varikokel Terhadap Kesuburan Pria

Pengaruh Varikokel Terhadap Kesuburan Pria

Infertilitas atau gangguan kesuburan ternyata tak hanya dialami oleh wanita. Pria juga bisa mengalami kondisi tersebut. Infertilitas pada pria adalah kondisi di mana pria mengalami kesulitan untuk membuat seorang wanita hamil. Hal ini disebabkan oleh berbagai masalah pada sistem reproduksi pria, yang mengganggu produksi, pergerakan, atau fungsi sperma.  

Salah satu penyebab kemandulan pada pria adalah Varikokel.

Sebanyak 25-35% pria yang mengalami infertilitas primer dan 50-80% pria dengan infertilitas sekunder mengalami varikokel.

 

Apa itu Varikokel

Varikokel merupakan kondisi pembesaran pembuluh darah vena pada skrotum (kantung buah zakar). Pelebaran terjadi karena terjadi hambatan aliran darah sehingga darah mengalir kembali ke skrotum. Varikokel mirip dengan penyakit varises di tungkai kaki yang membedakan hanya lokasinya.

 

Varikokel umumnya terjadi disebelah kiri karena struktur pembuluh darahnya yang memungkinkan untuk terhimpit oleh pembuluh darah lain dan tekanan didalamnya lebih besar, meski demikian hampir 50% penderita dengan varikokel mengalami pada kedua sisi. Varikokel diperkirakan dijumpai pada sekitar 15% pria pada populasi umum, dimana sebagian besar ditemukan pada usia reproduksi. Risiko varikokel meningkat hingga 8 kali lebih besar bila memiliki keluarga dengan riwayat varikokel.

 

Penyebab Varikokel

Penyebab varikokel masih belum diketahui, Masih belum jelas penyebab utamanya.

Beberapa teori menyebutkan disebabkan oleh kondisi anatomi vena itu sendiri, atau adanya hambatan aliran balik, sehingga darah berkumpul pada area kantung buah zakar.

 

Gejala Varikokel

Umumnya tidak menimbulkan keluhan, tergantung grade varikokel. Namun dapat juga ditemukan

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada daerah skrotum
  • Keluhan memberat pada posisi berdiri, membaik jika terlentang
  • Pada varikokel berat terdapat gambaran seperti kantung cacing pada skrotum yang dapat diraba atau bahkan dilihat.
  • Gangguan pada fertilitas

 

Bagaimana Cara Memastikan Diagnosa Varikokel?

Dokter Spesialis Urologi akan melakukan pemeriksaan fisik yaitu perabaan daerah skrotum, ditemukan adanya benda seperti gumpalan cacing pada derajat berat. Bila tidak terlihat dokter akan meminta untuk mengejan sehingga dapat terlihat pelebaran vena.

Pemeriksaan dapat dilakukan dengan pemeriksaan USG (Ultrasonografi) Skrotum untuk memastikan derajat varikokel. Pemeriksaan lain bisa dengan analisa sperma untuk melihat masalah infertilitas.

 

Dampak dari Varikokel

Testis berada di luar tubuh untuk mendapat suhu yang lebih rendah dari suhu tubuh, yang dibutuhkan untuk membentuk sperma yang optimal. Apabila terjadi pelebaran dan aliran darah tidak lancar maka akan meningkatkan suhu di skrotum akibat penumpukan darah. Sehinggan akan mengganggu proses pembentukan sperma dan terjadi penurunan kualitas sperma dalam hal jumlah (oligozoospermia), bentuk (teratozoospermia), pergerakan (motilitas), maupun fungsi.

 

Bagaimana Mengatasi Varikokel?

Pembedahan adalah pengobatan untuk varikokel namun tidak semua kasus memerlukan pembedahan. Varikokel dengan derajat ringan dengan nyeri, dokter akan memberikan obat anti nyeri(paracetamol).

Pembedahan dilakukan pada varikokel derajat berat, terdapat gangguan dari hasil analisis sperma, penderita mengalami gangguan fertilitas (kesuburan). Berikut untuk pengobatan dari varikokel, yaitu sebagai berikut :

  1. Surgery (Varicocelectomy)
  2. Embolisasi

 

Apabila anda mengalaminya masalah gangguan kesuburan salah satunya varikokel, Anda bisa melakukan konsultasi bersama dengan dokter spesialis urologi Rumah Sakit Hermina Bekasi

Unduh aplikasi Halo Hermina  untuk membuat janji temu dengan dokter-dokter spesialis di Rumah Sakit Hermina Bekasi.

Cookie membantu kami memberikan layanan kami. Dengan menggunakan layanan kami, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.