hepatitis

Apa Itu Hepatitis?

Hepatitis adalah penyakit yang ditandai dengan peradangan pada hati atau liver. Penyebab hepatitis yang lazim dikenali adalah virus hepatitis (tipe A, B, dan C), virus  Epstein-Barr, Sitomegalovirus, maupun infeksi bakteri. Adapun untuk penyebab hepatitis non infeksius biasanya karena konsumsi alkohol dan obat-obatan secara berlebihan.

 

JENIS-JENIS VIRUS HEPATITIS

Virus Hepatitis A (HAV)

Virus Hepatitis A penyebarannya melalui mengkonsumsi makanan yang telah tercemar kotoran penderita. Penyebaran penyakit ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan.

Virus Hepatitis B (HBV)

Penularannya tidak seperti virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui cairan tubuh seperti darah atau cairan dari kemaluan. Penularan biasanya terjadi di antara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau hubungan seksual.

Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B dapat menularkan virus kepada bayi pada proses persalinan.

Virus Hepatitis C (HCV)

Virus hepatitis C ini dapat ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual. Virus hepatitis C juga beberapa kali dapat dijumpai bersamaan pada penderita "penyakit hati alkoholik".

Penyakit Hepatitis akan menjadi kronis jika tak tertangani dengan baik. Sebuah survei menyatakan pemakai narkoba suntik yang menggunakan jarum bersama menyebabkan 18% tertular hepatitis B, 40% tertular HIV dan 70% tertular hepatitis C.

 

 

GEJALA HEPATITIS

Penyakit ini pada tahap awal tidak menunjukkan gejala. Gejala akan muncul setelah tubuh mengalami kerusakan yang mempengaruhi fungsi hati. Hepatitis yang akut tanda dan gejalanya dapat muncul dengan cepat. yaitu:

- Mual, muntah, demam, lemas, dan seperti gejala flu

- Mata dan kulit berubah kekuningan

- Nyeri di bagian perut

- Kehilangan nafsu makan

- Urine menjadi gelap seperti teh

- Feses berwarna pucat

 

PENCEGAHAN HEPATITIS

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah atau menurunkan risiko terserang penyakit ini, yaitu:

- Melakukan vaksinasi.

- Menjaga kebersihan

- Mencuci bahan makanan yang akan dikonsumsi

- Tidak berbagi dalam penggunaan barang pribadi seperti sikat gigi, pisau cukur, atau jarum suntik

- Tidak menyentuh darah tanpa sarung tangan pelindung.

- Mengurangi konsumsi alkohol.

- Melakukan hubungan seksual yang aman (menggunakan kondom atau tidak bergonta-ganti pasangan)

 

Vaksin untuk mencegah paparan virus hepatitis A dan B merupakan vaksin tunggal maupun vaksin gabungan. Kekebalan terjadi pada lebih 95% anak-anak dan dewasa muda yang menerima 3 dosis vaksin, sebulan setelah vaksin yang ketiga (jadwal vaksinasi adalah 0, 1 bulan dan 6 bulan).

Sahabat Hermina, jangan lupa untuk melakukan vaksin hepatitis sebagai salah satu langkah pencegahan hepatitis, konsultasikan ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RSU Hermina Balikpapan Jika Sahabat membutuhkan informasi seputar Hepatitis. 

 

Categories