anak, bayi, kesehatananak, spesialis anak, lupuh layu, saraf otot, polio, vasinasi, vaksin polio, orangtua

Awas!! Kenali Polio

Polio adalah penyakit yang sangat berbahaya karena bisa menimbulkan terjadinya lumpuh dan cacat seumur hidup. Penyebab penyakit ini karena adanya infeksi virus yang menyerang sistem saraf. 

 

Gejala yang dialami adalah lumpuh layuh.

 

Apa itu lumpuh layuh? Lumpuh layuh adalah semua kelumpuhan yang terjadi secara mendadak dan bersifat layuh dan lemas pada seluruh tubuh secara mendadak pada anak dibawah usia 15 tahun.

 

Cara penularan polio adalah melalui air atau makanan yang tercemar oleh tinja yang mengandung virus polio.  Virus ini dapat ditularkan dari orang ke orang melalui Fekal-Oral tersebut masuk melalui rongga mulut atau hidung, kemudian menyebar di dalam tubuh melalui aliran darah.

 

Selain belum mendapatkan vaksin polio, beberapa kondisi ini juga memperberat resiko tertularnya polio

 

- tinggal di daerah sanitasi yang buruk

 

- akses air bersih terbatas

 

- bekerja sebagai petugas kesehatan yang menangani pasien polio

 

- melakukan perjalan perjalanan ke daerah yang pernah mengalami wabah polio

 

Virus ini biasa menyerang anak dibawah usia 5 tahun dan belum mendapatkan imunisasi polio. Gejala lain yang bisa ditemukan adalah gangguan pada saraf pernapasan sehingga terjadi kesulitan bernapas.

 

Gejala polio dapat dibagi menjadi dua jenis

 

Polio non paralisis

Jenis polio ini tidak menyebabkan kelumpuhan. Muncul 6-20 hari setelah terkena virus dan bersifat ringan

 

Gejala yang dialami diantaranya

 

- demam

 

- sakit kepala

 

- lemas

 

- nyeri tenggorokan

 

- otot lemah

 

- muntah

 

Polio paralysis

Jenis polio yang menyebabkan terjadinya kelumpuhan saraf tulang belakang dan otak secara permanen. Kondisi ini adalah jenis polio yang paling berbahaya.

 

Dalam waktu 1 minggu, gejala yang bisa muncul diantaranya hilang refleks tubuh, ketegangan otot yang terasa nyeri, dan tungkai dan lengan terasa lemah.

 

Imunisasi adalah pencegahan efektif pada penyakit polio. Pencegahan penularan ke orang lain melalui kontak langsung (droplet) dengan menggunakan masker bagi yang sakit maupun yang sehat. Selain itu mencegah pencemaran lingkungan (fecal-oral) dan pengendalian infeksi dengan menerapkan buang air besar di jamban dan mengalirkannya ke septic tank.

 

Segera melakukan pemeriksaan ke dokter jika buah hati mengalami gejala serupa. Karena polio dapat dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan dalam beberapa waktu setelah terinfeksi

Categories