paru

Bagaimana menjaga Paru Tetap Sehat?

 

Di Indonesia terdapat kecendrungan penemuan kasus kanker paru Kanker Paru merupakan penyakit keganasan yang sulit disembuhkan. Angka bertahan hidup lima tahun penderita kanker paru sangatlah rentan bisa diperikarakan di 20 % dan juga penyakit paru lainya, biasanya disebabkan oleh pajanan asap rokok dan polusi udara

Kanker paru termasuk sangat sulit disembuhkan dan deteksi kanker paru hampir tidak bisa di prediksi karena kanker paru tidak mempunyai syaraf di organ paru sehingga penderita tidak akan merasakan sakit. Akibatnya, banyak pasien yang datang terlambat dan sudah mencapai stadium lanjut. Jika kanker sudah mencapai tahap stadium lanjut, maka pilihan pengobatan menjadi terbatas dan tidak maksimal. Selain pembedahan, terapi lainnya hanya bersifat paliatif, seperti kemoterapi, radioterapi, kombinasi keduanya dan terapi target dengan masa bertahan hidup hanya 1-2 tahun.

Menurut epidemiologi, kanker paru menunjukan kaitan erat insiden pajanan asap rokok dan polusi udara. dKanker paru-paru adalah kondisi ketika sel ganas (kanker) terbentuk di paru-paru. Kanker ini lebih banyak dialami oleh orang yang memiliki kebiasaan merokok dan merupakan satu dari tiga jenis kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia.Walaupun sering terjadi pada perokok, kanker paru-paru juga bisa terjadi pada orang yang bukan perokok, terutama pada orang yang sering terpapar zat kimia di lingkungan kerjanya atau terpapar asap rokok dari orang lain (perokok pasif).

Sahabat hermina juga harus melihat dan deteksi awal mulai gejala adanya kanker paru. Gejala baru muncul ketika tumor sudah cukup besar atau kanker telah menyebar ke jaringan dan organ sekitar. Sejumlah gejala yang dapat dirasakan penderita kanker paru-paru adalah:

Faktor Risiko Kanker Paru-paru

Kebiasaan merokok sangat menggangu apalagi kebiasaan merokok merupakan penyebab utama kanker paru-paru, sehingga sebagian besar penderitanya adalah perokok aktif. Meskipun demikian, orang yang tidak merokok juga dapat terkena kanker paru-paru. aktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru adalah:

  • Memiliki anggota keluarga yang juga menderita kanker paru-paru
  • Tinggal atau bekerja di lingkungan yang tercemar zat kimia berbahaya
  • Sering terpapar polusi udara

Biasanya dapat dilihat dari gejela kanker paru setelah itu melakukan pemeriksaan ke rumah sakit melalui foto Rontgen, CT scan, dan biopsi jaringan paru. Dari ketiga pemeriksaan tersebut dapat menentukan jenis dan stadium kanker. Bila diperlukan, dapat melakukan PET scan untuk melihat penyebaran kanker di seluruh tubuh.

Pengobatan Kanker Paru-paru

Penanganan utama terhadap kanker paru-paru stadium awal adalah melalui operasi. Jika kanker telah mencapai stadium lanjut, maka penanganan dapat dilakukan dengan radioterapi dan kemoterapi.

Selain itu, ada beberapa jenis pengobatan lain untuk menangani kanker paru-paru, yaitu terapi target, terapi ablasi, terapi fotodinamik, dan krioterapi.

 

Penemuan kasus kanker paru pada stage dini memungkinkan penderita untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. Bila sahabat hermina mengalami gejala kanker paru. Segera di bawa ke dokter spesialis paru

 

Categories