penyakitdalam, ginjal, bedah, viruscorona, diare

Gagal GInjal

Penyakit gagal ginjal dapat dialami oleh semua kalangan usia dan penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai.

 

Gagal ginjal adalah kondisi ketika ginjal mengalami kerusakan dan tidak dapat berfungsi dengan baik, dan biasanya merupakan tahap akhir dari penyakit ginjal, yaitu ketika kerusakan pada ginjal sudah cukup berat atau berlangsung lama, sehingga muncul gangguan fungsi yang permanen.

 

Sebelum membahas tentang penyakit gagal ginjal, mari kita lihat apa saja fungsi ginjal, yaitu:

  • Menyaring dan membuang limbah, racun, garam berlebih dan urea
  • Memantau dan mengatur keseimbangan air dalam tubuh
  • Mengatur tekanan darah dan tingkat garam dalam darah
  • Menghasilkan eritropoeitin untuk pembentukan sel darah merah
  • Mengatur keseimbangan asam basa
  • Menjaga keseimbangan mineral dan elektrolit
  • Menghasilkan bentuk aktif dari vitamin D

 

 

Bagaimana bisa terjadi gagal ginjal? Gagal ginjal dapat terjadi dengan berbagai faktor resiko. Secara umum, gagal ginjal disebabkan oleh 3 hal, yaitu kerusakan langsung pada ginjal, kurangnya pasokan darah ke ginjal, dan penyumbatan pada ginjal atau saluran kemih, sehingga urine tidak bisa dikeluarkan dari tubuh.

 

Berdasarkan klasifikasi penyakitnya, gagal ginjal bisa dibedakan menjadi 2 jenis utama, yakni gagal ginjal akut dan kronis.

 

Penyebab gagal ginjal akut adalah:

  • Berkurangnya aliran darah pada ginjal, misalnya karena perdarahan dan dehidrasi berat atau syok
  • Cedera parah pada ginjal
  • Luka bakar yang parah
  • Penyakit tertentu, seperti glomerulonefritis, infeksi ginjal, penyakit jantung, serangan jantung, gagal hati, batu ginjal, hingga kanker ginjal
  • Komplikasi hipertensi akibat hipertensi berat yang tidak diobati
  • Infeksi parah, seperti sepsis
  • Alergi parah (anafilaksis)
  • Baru menjalani operasi besar

 

 

Selain beberapa hal di atas, gagal ginjal akut juga bisa disebabkan oleh interaksi obat, hingga efek samping obat-obatan tertentu, seperti kemoterapi, antibiotik,  obat atau suplemen herbal, dan penyebab radiasi CT-scan dan MRI.

 

Penyebab gagal ginjal kronis adalah:

  • Menderita diabetes atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
  • Memiliki penyakit autoimun, seperti penyakit lupus
  • Menderita penyakit ginjal, seperti ginjal kronis, sindrom nefritis, glomerulonefritis, batu ginjal, atau infeksi ginjal berulang
  • Memiliki gangguan pada prostat
  • Memiliki riwayat penyakit ginjal dalam keluarga
  • Mengalami obesitas
  • Memiliki kebiasaan merokok

 

 

Kerusakan pada ginjal memiliki beberapa tahapan atau stage yang perlu diketahui, seperti:

Stage 1: kerusakan ginjal (ditemukannya protein dalam urin) dengan GFR normal

Stage 2: Kerusakan ginjal dan ada penurunan GFR yang sedikit

Stage 3: Kerusakan ginjal dan adanya penurunan gfr yang moderat

Stage 4: Kerusakan ginjal dan ada penuruan GFR yang parah

Stage 5: Gagal ginjal terminal

 

 

Sahabat Hermina perlu diketahui bahwa gagal ginjal juga dapat dilihat dari tanda-tandanya seperti: tekanan darah tinggi, lebih banyak buang air kecil dalam sehari, adanya darah dalam urin, lemah serta sulit tidur, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, tidak dapat berkosentrasi, gatal, sesak, mual dan muntah, bengkak pada pergelangan kaki.

 

Saat mengalami gagal ginjal akut maupun kronis, seseorang dapat mengalami beberapa keluhan berikut ini:

  • Bengkak-bengkak di wajah dan tubuh
  • Frekuensi berkemih menjadi lebih jarang atau justru tidak berkemih sama sekali
  • Sesak napas
  • Letih dan kurang bertenaga
  • Mual dan muntah
  • Berkurangnya nafsu makan
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sering mengantuk
  • Kulit pucat
  • Kejang
  • Penurunan kesadaran atau koma

 

Setelah kita liat faktor resiko kerusakan gagal ginjal, alangkah baiknya jika Sahabat Hermina melakukan pencegahan. Pencegahan gagal ginjal dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, misalnya banyak minum air putih tidak merokok dan menghindari asap rokok, tidak minum minuman beralkohol, serta rajin berolahraga. Selain itu, mengonsumsi makanan sehat, seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, dan lemak sehat, serta menjauhi makanan penyebab gagal ginjal. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap tahun untuk memantau kondisi ginjal, terutama bagi penderita penyakit tertentu, seperti diabetes dan hipertensi.

 

Jika mendapati adanya beberapa keluhan di atas, terlebih jika memiliki penyakit penyerta atau faktor yang dapat menjadi penyebab gagal ginjal, maka Anda perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

 

Semakin cepat pemeriksaan dilakukan, diharapkan kerusakan ginjal bisa ditangani secepatnya. Karena kalau terlambat akan dapat penangan dengan cuci darah/hemodialisa.

 

Tetap sehat, Sahabat Hermina. Karena kesehatan adalah modal utama untuk beraktivitas.

Categories