ibu, remaja

Ketahui Cara Mengenali dan Mencegah Kanker Serviks

Kanker adalah penyakit tumor ganas yang dapat menyebar (metastasis) ke organ-organ yang lain dan menyebabkan kematian. Kanker Serviks adalah kanker pada serviks (leher rahim) – area bawah pada rahim yang menghubungkan rahim dan vagina.

Apa penyebab Kanker Leher Rahim?

  • Infeksi Virus HPV yang onkogenik pada perempuan

  • Perempuan yang terinfeksi mempunyai Faktor Risiko

HPV adalah Virus papilloma relatif kecil—hanya ada dua strand DNA dalam satu sel bundar, atau amplop, yang menyerupai bola golf ketika diperbesar dengan mikroskop elektron

Bagaimana seorang perempuan dapat terinfeksi virus HPV?

Kebanyakan sebagian besar melalui kontak seksual, hal ini dibuktikan dengan sebagian besar penularan HPV terjadi akibat adanya sentuhan langsung kulit ke kulit dengan pengidap. Demikian pula dengan benda yang terkontaminasi virus HPV. Hubungan seksual juga termasuk salah satu sarana penularan virus ini pada kelamin. Misalnya melalui kontak langsung dengan kulit kelamin, membran mukosa, pertukaran cairan tubuh, serta seks oral atau anal.

Estimasi kasus kanker serviks

Seluruh dunia Setiap 1 menit 1 kasus baru, Setiap 2 menit 1 kematian. Indonesia Setiap hari 41 kasus baru, Setiap hari 20 kematian

Besarnya masalah Kanker Leher Rahim

  • Kanker leher rahim adalah kanker urutan kedua terbanyak pada perempuan di dunia

  • Kanker terbanyak pada perempuan di Indonesia

  • Dialami > 1,4 juta wanita di seluruh dunia

  • Sering datang ke Rumah Sakit dalam keadaan terlambat

  • >460.000 kasus/tahun dan fatal, karena menyebabkan kematian pada 50% kasus

Fakta tentang Kanker Leher Rahim

  • Disebabkan oleh virus HPV (human papilloma virus)

  • Hanya diderita oleh perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual

  • Perkembangan penyakit membutuhkan waktu lama , antara 10-20 tahun

  • Pada fase prakanker dan pada stadium awal tidak menimbulkan gejala

  • Dapat dicegah!

Bagaimana Mencegah Kanker Leher Rahim?

  • Bila mungkin, hindari Faktor Risiko!

  • Memeriksakan diri secara teratur , minimal satu tahun sekali untuk dilakukan tes skrining terhadap Kanker Leher Rahim (tes Pap, tes IVA- inspeksi visual dengan aplikasi asam asetat, tes HPV)

  • Imunisasi HPV

Pemeriksaan Skrining Kanker Leher Rahim

  • Tes HPV dapat mendeteksi adanya infeksi HPV risiko tinggi yang menyebabkan Kanker Leher Rahim

  • Tes Pap, tes IVA, dapat mendeteksi kondisi epitel leher rahim yang berpotensi untuk berubah menjadi kanker (mendeteksi perubahan epitel pada fase prakanker- sebelum menjadi kanker serviks)

  • Bila ditemukan pada fase prakanker , keberhasilan pengobatan mendekati 100 persen!


Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait virus tersebut, segera konsultasikan dengan dokter spesialis obgyn di fasilitas kesehatanterdekat.

Categories