ayah dan ibu, lansia

Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Punggung Bawah

Nyeri punggung bawah atau dalam istilah medis dikenal dengan low back pain merupakan kejadian yang paling sering kita temui di masyarakat. Rasa nyeri pada pinggang atau tulang punggung bagian bawah bisa terasa hingga ke bokong dan paha. Bahkan pada beberapa kasus, nyeri bisa menjalar hingga ke kaki. Punggung bagian bawah tersusun dari tulang punggung, ligamen, dan otot. Bagian tubuh ini merupakan struktur yang kuat dan berperan penting dalam menopang tubuh saat berdiri tegak maupun saat bergerak ke berbagai arah. Bahkan menurut penelitian, setiap orang, semasa hidupnya 60 hingga 90% pernah mengalami nyeri punggung bawah. Sekitar 50-80 % orang dewasa yang bekerja pernah menderita Nyeri Punggung Bawah.

Tanda dan Gejala Nyeri Punggung Bawah

Nyeri punggung bawah dapat terasa ringan atau bisa parah. Kondisi ini juga bisa terjadi tiba-tiba, atau bisa juga perlahan, hingga terasa datang dan pergi tetapi secara bertahap menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu. Tergantung pada penyebab yang mendasari rasa sakit, gejala dapat dialami dalam berbagai cara, seperti: 

  • Nyeri / Pegal bagian punggung bawah
  • Nyeri menjalar hingga tungkai
  • Nyeri tertusuk, panas dan kesemutan
  • Keterbatasasan gerak pada pinggang

Karakter2 nyeri ini semua tergantung penyebab nyerinya.

Penyebab Nyeri Punggung Bawah

Penyebab paling umum dari nyeri punggung bawah atau low back pain adalah otot maupun ligamen yang robek atau tertarik. Hal ini bisa dalam bentuk keseleo atau ketegangan punggung bawah bisa terjadi tiba-tiba, atau bisa berkembang perlahan seiring waktu karena gerakan berulang. Nyeri punggung bagian bawah juga dapat disebabkan oleh sejumlah faktor seperti:

  • Masalah pada Otot & ligament
  • Masalah pada tulang belakang, misalnya: spondilosis, spondilolistesis, fraktur/patah
  • Masalah pada discus, misalnya: adanya herniasi/ penonjolan pada discus vertebra
  • Adanya keganasan, infeksi dan rematik.
  • Adanya masalah pada organ tertentu missalnya: pada organ reproduksi, ginjal atau organ pencernaan(gastrointestinal).
  • Merokok menyebabkan elastisitas sendi berkurang.

Selain karena beberapa penyebab di atas, nyeri punggung bawah juga lebih berisiko dialami oleh orang yang memiliki kondisi berikut ini:

  • Berusia 30–50 tahun
  • Obesitas
  • Sedang hamil
  • Gangguan postur tubuh
  • Gangguan psikis (stress, depresi, cemas dll)
  • Jarang berolahraga
  • Memiliki pekerjaan yang mengharuskan untuk banyak duduk, membungkuk, atau mengangkat benda berat
  • Terlalu sering mengenakan sepatu hak tinggi

Apa yang harus dilakukan bila kita menderita nyeri punggung bawah? 

  • Langkah awal yang dapat dilakukan adalah mencegah atau mengurangi semua aktivitas yang memberi tekanan/beban pada tulang belakang dan yang memperparah nyeri.
  • Memberikan kompres dingin pada punggung 15-20 menit selama tiga hari setelah nyeri punggung muncul, ganti dengan kompres hangat.
  • Bila diperlukan dapat diberikan obat penghilang nyeri sederhana (parasetamol).
  • Segera berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan penyebabnya.
  • Melakukan Fisioterapi sesuai dengan anjuran dokter

Bagaimana upaya mencegah terjadinya nyeri punggung bawah? 

  • Olahraga teratur 3 kali seminggu dengan minimal durasi 30 menit guna memperkuat otot, sehingga dapat menstabilkan dan menyokong tulang belakang dengan lebih baik (terdapat gerakan-gerakan khusus untuk hal ini).
  • Jaga postur tubuh yang baik, baik saat bekerja, ataupun istirahat, untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang dan diskus intervertebralis.
  • Mengangkat benda berat dengan posisi tubuh yang benar, dengan lebih bertumpu pada kaki dan bukan pada punggung.
  • Berhenti merokok

Bagi sahabat hermina mengalami nyeri punggung bawah dapat melakukan konsultasi di RSU Hermina Pandanaran. Dapatkan kemudahan pendaftaran dokter melalui mobile aplikasi halo hermina, call center 1500488 dan website www.herminahospitals.com

Categories