penyakitdalam, pusing

Sakit Kepala Setelah Berolahraga: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Sakit Kepala Setelah Berolahraga

Beberapa Sahabat Hermina pasti pernah mengalami sakit kepala setelah berolahraga. Menurut National Headache Foundation, latihan berat seperti berlari dapat menyebabkan sakit kepala saat beraktivitas. Meskipun begitu sakit kepala karena olahraga memiliki rasa yang tidak biasa seperti migrain atau sakit kepala karena stress, sakit kepala setelah olahraga kadang menyakitkan ditandai dengan rasa nyeri yang berdenyut di kedua sisi kepala, bisa hilang dalam beberapa menit, tapi bisa juga bertahan hingga beberapa hari.

 

Jenis dan Penyebab Sakit Kepala Setelah Berolahraga

National Headache Foundation mengatakan bahwa tidak ada penyebab serius dari sakit kepala saat berolahraga, tetapi menyarankan siapa pun yang mengalami sakit kepala setelah berolahraga untuk memeriksakan diri ke penyedia layanan kesehatan untuk memulihkannya.

 

Tapi sebelum masuk lebih dalam ke penyebab sakit kepala lebih baik kita mengetahui berbagai jenis sakit kepala saat atau setelah olahraga terlebih dahulu. Berdasarkan penyebabnya sakit kepala dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  • Sakit kepala primer

Sakit kepala primer dapat terjadi ketika seseorang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang berat. Hal ini diduga karena otot-otot kepala, kulit kepala dan leher membutuhkan suplai darah yang lebih banyak saat berolahraga.

Peningkatan permintaan ini melebarkan pembuluh darah di kepala, meningkatkan tekanan di kepala dan menyebabkan rasa sakit. Sakit kepala primer biasanya terjadi pada orang yang berolahraga dengan intensitas tinggi dan memiliki riwayat migrain.

  • Sakit kepala sekunder

Sakit kepala saat berolahraga juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan lain yang mendasari selain olahraga itu sendiri. Kondisi yang dapat menyebabkan sakit kepala antara lain tumor, stroke, dan sinusitis.

Sakit kepala sekunder sering disertai dengan gejala lain, seperti muntah, kehilangan kesadaran, diplopia, dan leher kaku. Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini dan mengalami sakit kepala setelah berolahraga, segera dapatkan bantuan medis, karena kondisi tersebut memerlukan perawatan.

 

Penyebab lain Sakit Kepala Setelah Berolahraga dan Cara Mengatasinya

Dikutip dari halaman website halodoc (dr. Fadhli Rizal Makarim, 2021) ada beberapa kemungkinan penyebab sakit kepala yakni

1. Kesulitan Mengambil Napas

Saat berolahraga, otot memakan banyak oksigen. Napas dan detak jantung meningkat sehingga lebih banyak darah beroksigen mengalir ke otot. Jika kamu mengalami kesulitan mengambil napas atau napas tersengal-sengal selama atau setelah berolahraga, artinya jantung tidak memompa cukup darah beroksigen ke otak.

Pusing bisa terjadi setiap kali otak kekurangan oksigen. Untuk mengatasinya, segera hentikan olahraga yang sedang dilakukan dan duduklah di lantai. Ambil tiga tarikan napas panjang dan hembuskan perlahan. Lanjutkan selama tiga hingga lima menit sebelum perlahan berdiri.

2. Terlalu Memaksakan Diri

Terlalu keras berolahraga atau melakukan olahraga yang sangat berat dapat menyebabkan tekanan darah turun atau menyebabkan dehidrasi. Hal ini bisa membuat kamu merasa pusing atau pingsan.

Jika pusing setelah olahraga, luangkan waktu sebentar untuk menenangkan diri, atur napas, dan perlambat detak jantung. Minum air sebanyak mungkin untuk merehidrasi otot yang terkuras.

3. Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi terjadi setiap kali kamu kehilangan lebih banyak air dibanding yang dikonsumsi. Saat olahraga, suhu tubuh meningkat. Tubuh berkeringat untuk mendinginkan dirinya sendiri.

Saat itulah tubuh kehilangan banyak air, terutama saat cuaca panas. Selain pusing, kamu mungkin mengalami mulut kering, kehausan, dan kelelahan. Untuk mengatasinya, tentunya kamu harus minum banyak air. Pastikan kamu membawa banyak persediaan air selama olahraga dan jangan sampai kehausan.

4. Gula Darah Rendah

Saat olahraga, otot mengonsumsi lebih banyak energi dibanding biasanya. Selama 15 menit pertama olahraga, tubuh menarik gula yang beredar di aliran darah dan otot untuk menopang tubuh. Setelah habis, gula darah turun. Tubuh memanfaatkan cadangan glukosa dari hati.

Perlu diketahui, otak mengandalkan glukosa untuk berfungsi normal. Saat otak kekurangan glukosa, maka tubuh merasa pusing. Gejala yang terjadi termasuk berkeringat, gemetar, kebingungan, sakit kepala, dan kelelahan. Kondisi ini akan mudah diatasi dengan mengkonsumsi camilan sehat seperti pisang dan jus buah.

5. Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah biasanya berada pada titik terendah sekitar 30 hingga 60 menit setelah berolahraga. Beberapa orang mengalami penurunan tekanan darah lebih cepat. Hal ini bisa terjadi selama semua jenis olahraga, tapi lebih parah setelah olahraga berat.

Saat berolahraga, jantung dan otot bekerja secara berlebihan. Jantung menjaga agar darah tetap terpompa, sehingga otot bisa mendapatkan oksigen yang dibutuhkan. Saat tiba-tiba berhenti berolahraga, jantung dan otot kembali pada kecepatan normal.

Namun, kondisi ini bisa memakan waktu lama untuk mengejar pembuluh darah. Artinya, darah yang mengandung oksigen mengalir ke otak lebih lambat dari biasanya. Untuk mengatasinya, duduklah dan taruh kepala di antara kedua lutut. Posisi ini membantu tubuh membawa darah beroksigen ke otak.

Jika sahabat mengalami sakit kepala saat atau setelah berolahraga segera memeriksakan diri ke Rumah Sakit Hermina Wonogiri agar dapat diperiksa oleh dokter sehingga penanganan lebih lanjut.

Categories