tumor, bedah saraf, gejalasinusitis

Tidur Dekat Ponsel Meningkatkan Risiko Tumor Otak

Ponsel memiliki pancaran radiasi tinggi yang tak kasat mata, hal ini menyebabkan seseorang tidak menyadari akan bahayanya. Radiasi ponsel bersifat karsinogenik yang dapat mempengaruhi susunan saraf manusia, yang akhirnya dapat menyebabkan kanker atau tumor.

Tidur adalah waktu untuk mengisi tenaga, jika tidur tidak mampu mengisi tenaga, maka keguatan sehari-hari tidak akan maksimal. Oleh karena itu, guna meminimalisir bahaya ponsel bagi si pemiliknya, ada baiknya bila kebiasaan tidur di dekat ponsel mulai saat ini dihilangkan.

Tumor otak adalah pertumbuhan sel di dalam otak yang berkembang secara abnormal dan tidak terkontrol. Sel tersebut bisa bersifat kanker (ganas) maupun non – kanker (jinak). Pengobatan tumor otak tergantung pada jenis tumor, ukuran dan juga lokasi dari masing – masing tumor tersebut.

Tumor yang tumbuh langsung di dalam otak dinamakan tumor otak primer. Glioblastoma multiforme, astrocytoma, medulloblastoma, meningioma dan ependymoma merupakan beberapa contoh tumor primer otak. Tumor ini bisa bersifat jinak maupun ganas. Sebuah tumor yang terdiri atas sel jinak namun tumbuh di lokasi vital dapat mengancam jiwa walaupun sifat dari tumor tersebut tidak ganas.

Tumor otak yang berasal dari jaringan lain di luar sistem saraf dinamakan tumor otak sekunder (metastases). Sebagai contoh kanker dari paru – paru, payudara, usus dan kulit dapat menyebar melalui darah ke dalam sistem saraf.

Gejala suatu tumor otak disebabkan oleh penekanan tumor terhadap saraf maupun bagian otak. Selain itu, tumor juga bisa menghalangi aliran cairan otak dan menyebabkan hidrosefalus.

Beberapa gejala yang dapat disebabkan oleh tumor otak :

  • Nyeri kepala
  • Mual dan muntah
  • Perubahan dalam bicara, penglihatan maupun pendengaran
  • Gangguan keseimbangan dan berjalan
  • Kelemahan anggota gerak tubuh
  • Gangguan memori
  • Kejang sebagian atau seluruh tubuh
  • Perubahan tingkat kesadaran

Cara diagnosis tumor otak dilakukan dengan pemeriksaan riwayat pasien serta diikuti pemeriksaan neurologis lengkap. Apabila dari pemeriksaan tersebut dicurigai adanya suatu kelainan maka akan dilakukan pemeriksaan penunjang yang lebih lengkap seperti CT scan, MRI maupun PET scan.

Pengobatan untuk tumor dapat mencakup operasi, radioterapi dan kemoterapi yang bersifat multimodalitas dan melibatkan juga berbagai bidang lain seperti Neurologi, Radioterapi, Penyakit Dalam dan lain – lain. Kebanyakan pasien memerlukan kombinasi dari ketiga terapi tersebut. Namun tahap awal dari pengobatan tumor otak dimulai dari pembedahan yang bertujuan untuk membuang jaringan abnormal secara maksimal dan aman.

Apabila diobati secara dini maka dapat mengurangi besarnya efek penekanan tumor terhadap jaringan otak yang sehat sehingga diharapkan dapat sembuh dengan sempurna.tumorotak

Categories