kulit, kesehtankulit, kesehatankulitdankelamin

TIPS MENJAGA KESEHATAN KULIT SENSITIF

Jika anda pernah memiliki reaksi kulit berupa ruam kemerahan, biduran, bruntusan/jerawat disertai sensasi gatal atau perih setelah menggunakan produk skincare tertentu, setelah mengkonsumsi makanan tertentu atau reaksi tersebut datang akibat cuaca ekstrem, maka bisa jadi anda memiliki kulit sensitif.

Pemilik kulit sensitif pada dasarnya memiliki kulit yang mudah teriritasi. Lalu bagaimana cara menjaga kesehatannya?

Cara Menjaga Kesehatan Kulit Sensitif

Berikut daftar DO and DON’T yang wajib diketahui untuk menjaga kesehatan kulit sensitif: 

DO :

1. Menggunakan pelembab/moisturizer

Pilih pelembab yang memiliki formula bebas alergi (hypoallergenic) serta bebas dari zat aditif seperti parfum, pewarna, dan alkohol. Kandungan pelembab mengandung ceramide sangat dianjurkan dipilih pada kulit sensitif dengan gangguan sawar kulit (atopi). Oleskan pelembab setelah mandi 2x sehari terutama pada kulit yang kering dan pecah-pecah.  

2. Double Cleansing

Kulit sensitif juga membutuhkan double cleansing untuk memastikan semua residu kotoran terangkat dari kulit. Kamu bisa memilih produk yang dikhususkan untuk kulit sensitif, dan melakukan gerakan memutar saat membersihkan wajah. 

3. Gunakan sabun yang lembut

Gunakan juga sabun dengan formulasi yang dikhususkan untuk kulit sensitif. Biasanya sabun ini memiliki PH yang sama dengan kulit kisaran 6-7. Ciri lain sabun yang lembut ini mengandung sedikit busa dan terasa lembut di kulit saat pemakaian serta kandungannya bebas parfum, paraben dan sodium lauril sulfat (SLS free).

4. Gunakan Sunscreen / tabur surya

Sinar UV dapat menyebabkan kulit sensitif karena dapat menembus ke dalam lapisan kulit dan memicu terjadinya reaksi fotosensitivitas/sunburn di kulit. Jadi, pastikan untuk selalu menggunakan tabir surya setiap hari dan reapply setiap 3 jam sekali untuk menjaga kulitmu agar tidak mengalami sensitivitas yang meningkat. 

DON’T:

1. Hindari kontak dengan alergen dan produk perawatan kulit yang memicu alergi

Bahan-bahan alergen dapat dijumpai pada makanan tertentu, produk habis pakai rumah tangga seperti deterjen, produk hygiene seperti deodoran, pasta gigi dan sebagainya. Penggunaan kosmetik yang mengandung pencerah kulit/bleaching seperti AHA-BHA, asam retinoat, hidrokuinon, kojic acid dan sebagainya baiknya dikonsultasikan terlebih hulu ke dermatolog/dokter spesialis kulit, karena penggunaan yang tidak tepat indikasi dan sembarangan akan mengakibatkan kerusakan sawar kulit yang selanjutnya akan memicu kulit sensitif.

2. Hindari mandi air panas suhu > 40oC dan mandi > 10 menit

Suhu air mandi yang terlalu panas dan durasi mandi yang terlalu lama juga dapat mempercepat kerusakan sawar kulit.

3. Hindari eksfoliasi kulit terlalu sering

Mengangkat sel kulit mati memang penting untuk menjaga wajah tetap cerah dan bebas komedo. Namun, perlu hati-hati jangan terlalu sering. Lakukan eksfoliasi 1 bulan sekali pada kulit sensitif.

Konsultasi diperlukan tidak saat kulit bermasalah saja namun juga sebaiknya dilakukan sebelum memilih produk kosmetik yang tepat di wajah terutama pada pemilik kulit sensitif, mengingat tidak semua produk kosmetik cocok dipakai pada kulit sensitif. Konsultasikan masalah kesehatan kulit anda dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin untuk mendapatkan kulit yang sehat.

Categories